ARLOJI 2ND VINTAGE/ ANTIK ORIGINAL SWISS DAN JAPAN MADE

WELCOME/ SELAMAT DATANG TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI BLOG INI ...
SEMUA AFLOJI DI BAWAH INI ADALAH KOLEKSI PRIBADI YANG SUDAH DICEK DAN DIUJI KUALITASNYA. BAIK/BURUK STOK DI BAWAH INI DIJELASKAN SECARA TRANSPARAN.....JIKA ADA KALIMAT ATAU KATA2 YANG KURANG BERKENAN SAYA MOHON MAAF !!! KEIKHLASAN DAN KEJUJURAN ADALAH MODAL UTAMA
HUB : Han. S 081293358857

Minggu, 08 November 2009

LIKA LIKU JUAL BELI ARLOJI ANTIK



Berawal dari mata, trus turun ke hati he he he
Awalnya hanya hobi dan pemakai arloji antik karena memang sejak kecil saya menyukai arloji antik . Karena Ayah saya yang seorang pegawai Bank Negeri juga sangat menggemarinya. Selain Arloji antik beliau sangat fanatik dengan motor antik "Vespa" namun di sini saya hanya mengulas arloji antik dan perjalanan saya mengoleksi ataupun berkecimpung dunia arloji.
Awal mula, saya sangat menyukai arloji Automatik baru karena saya pikir demi keprimaan mesin , "baru" jelas lah prima .
Namun setelah saya beli, tidak ada rasa kepuasan hinga sering gonta ganti jam matik baru. Saya merasa belum mendapatkan kepuasan karena setiap saya konfirm ke pusat merk arloji yang saya dapatkan selalu dengan jawaban "di buat di negara lain dan bukan negara asalnya tapi dengan pengawasan/ lisensi merk tersebut."(merk tertentu).
Sampai akhirnya saya menemukan arloji antik yang notabene masih buatan asli negara asalnya. Disini saya mendapatkan kepuasan lahir batin memakainya krn memang demikian.
Namun pada suatu saat saya ketika di jalan seseorang melirik arloji saya dan mencoba menawarnya serta menanyakan apakah dijual atau tidak arloji saya ini.Secara gamblang saya jawab tidak jual Pak :).
Akhirnya pada suatu ketika saya mikir juga, kalau harga gk bikin buntung kenapa gk jual?? secara saya jg orangnya agak2 bosanan :D.
Saya jual juga arloji itu itung2 nambah penghasilan. Lumayan kan buat anak bini he he he . Ya kita nyari duit buuat siapa si kalau bukan anak bini ?????
akhirnya saya hunting2 ke hampir seluruh jakarta sekena-nya saja saya liat ada barang bagus, harga cocok saya ambil. Tapi tidak sampai situ saja saya selalu cek ke tempat servis yg saya kenal dan menurut saya dapat dipercaya statement nya.Setelah pakai beberapa lama saya coba pasarkan sesuai kondisi baik buruknya saya jelaskan.
Berbagai masukan saya dapatkan dari semua teman2 saya umumnya kolektor arloji antik maupun dari tukang serpis yang sudah ber puluh2 tahun menggeluti bidang ini.
Namun untuk mencapai sesuatu itu memang tidaklah mudah pasti ada rintangan dan masalah yang akan kita hadapi. Dari segi buyer komplain sampai Dana yang kurang mencukupi untuk koleksi :D(klasik bukan????? ). Tapi itu semua tidak mengurangi niat dan usaha saya dalam mempelajari dan menggeluti dunia arloji(antik kususnya). Setiap saya beli kadang ada masalah , tapi saya maklum karena saya beli barang seken dan antik. Saya pikir untuk kolektor awam dan pemula seperti saya haruslah siap menghadapi arloji yg diambil itu ada yang kurang normal/ rusak dan harus kena serpis biar prima lagi. Itu salah satu resiko arloji antik sampai kita harus bolak balik ke tmp serpis . Tapi hal itu saya ambil hikmahnya. karena hal demikian membuat saya jd tidak begitu awam lagi akan dunia arloji antik, sedikit demi sedikit saya dpt ilmunya walau blm secanggih rekan2 kolektor yang sudah jauh jam terbangnya.
Jujur untuk mengkoleksi saya tidak mau memaksakan kehendak harus yg "Wah" dan "Mahal" saya tetap menyesuaikan dengan kemampuan/ daya beli saya. Menurut saya arloji murah atau yang bisa dibilang kacangan bisa jadi kebanggan saya / kita umumnya, kalau arloji itu benar2 antik dan unik aplagi kita amat menyukainya.
Mengkoleksi arloji tidaklah harus yang mahal2 ataupun yang Wahhh. kita harus sesuaikan dengan kemampuan kita (ini bisa jadi dinamakan agak tau diri lah) hahahaha kalau tidak demikian bisa2 uang masak sebulan bisa abis hanya untuk arloji :). apalagi kalau sampai korupsi atau sejenisnya yang tidak halal, ataupun sampai menekan hak dan kesejahteraan bawaan/ karyawan untuk hobi. Wahh hal ini jgn sampai kita mengalaminya karena hal demikian sangatlah tidak bijaksana. biar bagaimanapun sedikitnya uang kita tp dicapai dengan keringat kehalalan kita sendiri itu akan terasa nikmat dan banyak anugrah yg kita dapat. namun Jika kita mempunyai ekonomi cukup dan mampu memperoleh yang bagus2 dan mahal haruslah kita patut syukuri dan pertahankan itu. Tetaplah berjuang kawan raihlah mimpi yang kita inginkan. Belum ada kata terlambat sebelum maut menjemput.

2 komentar:

  1. ungkapan jujur.... learning by doing. Geluti rana antik mmg kdang bnyak suka-duka nya. Sperti ungkapan para pemain antik lainnya... bgitu banyak biaya gak terduga kluar. sbagian bilang wajar...itulah ongkos kurikulum belajar, sbagian pihak lg ogah... maklum tipikal setengah-setengah.

    sukai apa yg kita geluti.... klo itu mmg bisa mlunasi sisi kpuasan kita sbgai persona gemari nuansa antik.

    BalasHapus